- Diposting oleh : SDU Aisyiyah Pandak
- pada tanggal : Oktober 04, 2026
Pandak— Dalam rangka menyambut Hari Batik
Nasional, SD Unggulan Aisyiyah (SDUA) Pandak menggelar kegiatan kreatif dan
edukatif di Masjid Al-Furqon SDUA Pandak. Semarak dan antusiame dari seluruh
siswa-siswi dapat dirasakan pada Jum’at Pagi 08:30. Kegiatan tersebut diisi
dengan pembuatan kerajinan pensil nyamplung, sebuah karya
kreatif yang memanfaatkan potensi alam di sekitar.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk
pembelajaran yang mengajak siswa-siswi untuk mengenal dan mengembangkan
kreativitas melalui pemanfaatan bahan-bahan alami beserta limbah perca kain
batik. Selain menghasilkan karya yang unik, kegiatan tersebut juga diharapkan
dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta mengembangkan
keterampilan dan imajinasi mereka.
Dalam kegiatan tersebut, siswa-siswi
mendapatkan pendampingan dari Ibu Dwi Harjanti, sekaligus
pemilik Auracraft, yang hadir sebagai pemateri. Beliau
memberikan pengenalan sekaligus praktik pembuatan pensil nyamplung kepada para
peserta.
Untuk mendukung proses pembuatan kerajinan,
pemateri telah menyiapkan berbagai bahan, yaitu pensil, limbah
kain batik, lem, lidi, tali, dan biji nyamplung. Bahan-bahan tersebut
kemudian dimanfaatkan peserta untuk menghias dan mengkreasikan pensil menjadi
kerajinan pensil nyamplung yang menarik dan lucu.
Siswa-siswi mengikuti setiap tahapan pembuatan
dengan antusias. Limbah kain batik menjadi salah satu material utama yang
digunakan dalam kegiatan ini, sehingga selain berkaitan dengan momentum Hari
Batik Nasional, kegiatan juga mengajarkan siswa-siswi tentang pemanfaatan
kembali bahan yang sudah tidak terpakai menjadi produk kreatif.
Siswa-siswi mengikuti setiap tahapan pembuatan
kerajinan. Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman membuat sebuah produk
kreatif, tetapi juga belajar bahwa bahan-bahan yang berasal dari alam dapat
diolah menjadi karya yang bernilai dan bermanfaat.
Kegiatan menyambut Hari Batik Nasional ini
diharapkan dapat menjadi sarana bagi peserta didik SDUA Pandak untuk terus
berkarya, berkreasi, dan menghargai kekayaan alam serta budaya Indonesia.
Semangat kreativitas tersebut juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam
menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, bermakna.
