Skip to Content
Loading
Suharjito
Suharjito
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?
Pemberitahuan

SPMB SD Unggulan Aisyiyah Pandak

Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) telah dibuka! Mari bergabung bersama kami membentuk generasi cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia.

Unduh Brosur Daftar Sekarang

Murid SD Unggulan Aisyiyah Pandak Sulap Galon Bekas Jadi Pot Sayuran

Murid SD Unggulan Aisyiyah Pandak Bantul Sulap Galon Bekas Jadi Pot Sayuran

Halaman Hijau, Pangan Mandiri: Murid SD Unggulan Aisyiyah Pandak Sulap Galon Bekas Jadi Pot Sayuran

BANTUL – Rabu, 28 Oktober 2026

BANTUL – Murid SD Unggulan Aisyiyah Pandak, Bantul, menyulap galon bekas menjadi pot sayuran dalam kegiatan Ketapang Indah (Ketahanan Pangan Inovatif SDUA Pandak Berkah) di halaman sekolah, Rabu (28/10/2026). Mengusung tema “Halaman Hijau, Pangan Mandiri: Semangat Ketapang Indah Berkebun Sayur”, kegiatan ini mengajak murid mengenal budidaya sayuran sekaligus memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai guna.

Ketapang Indah bukan kegiatan baru bagi SD Unggulan Aisyiyah Pandak. Program tersebut telah berjalan selama beberapa tahun sebagai bagian dari upaya sekolah mengenalkan ketahanan pangan melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Murid tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga berkesempatan terlibat langsung dalam proses berkebun.

Kepala SD Unggulan Aisyiyah Pandak, Suharjito, S.Pd., mengatakan kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan mengenalkan proses menghasilkan pangan sejak dini.

“Melalui Ketapang Indah, kami ingin anak-anak belajar bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari langkah sederhana. Barang bekas bisa dimanfaatkan menjadi wadah tanam, sementara kegiatan berkebun mengajarkan mereka untuk merawat tanaman, bekerja sama, dan bertanggung jawab,” ujar Suharjito, S.Pd.

Kegiatan diawali dengan pembuatan pola desain pada galon bekas. Setelah itu, murid mengecat wadah tersebut dan membiarkannya mengering sebelum digunakan sebagai pot. Proses ini memberi kesempatan kepada murid untuk menuangkan kreativitas sekaligus memahami bahwa barang yang sudah tidak terpakai masih dapat dimanfaatkan kembali.

Galon yang telah disiapkan kemudian digunakan dalam kegiatan penanaman sayuran. Bersama guru, murid menyiapkan tanah sebagai media tanam, menanam bibit, memberikan pupuk, serta menata pot di halaman sekolah. Setiap tahapan menjadi pengalaman langsung bagi murid untuk mengenal dasar-dasar budidaya tanaman.

Melalui praktik tersebut, murid juga belajar bahwa tanaman membutuhkan media tanam yang sesuai, air, nutrisi, dan perawatan agar dapat tumbuh dengan baik. Pengalaman berkebun diharapkan membantu mereka memahami proses di balik tersedianya bahan pangan yang dikonsumsi sehari-hari.

Pemanfaatan galon bekas menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan ini. Selain mengurangi barang yang tidak lagi digunakan, cara tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan menanam dapat dilakukan dengan memanfaatkan wadah sederhana yang tersedia di sekitar. Dengan kreativitas dan pengelolaan yang tepat, halaman sekolah dapat menjadi ruang produktif sekaligus tempat belajar.

Ketapang Indah juga menghadirkan pembelajaran yang memadukan pengetahuan, keterampilan, dan pembentukan karakter. Saat mengikuti kegiatan, murid belajar menjalankan tahapan pekerjaan, berkolaborasi, serta menjaga tanaman yang telah mereka tanam. Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk mengenal kebiasaan hidup yang lebih peduli terhadap lingkungan.

Melalui program yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini, SD Unggulan Aisyiyah Pandak berupaya menumbuhkan pemahaman bahwa ketahanan pangan dapat diperkenalkan sejak usia sekolah dasar. Kebiasaan berkebun di lingkungan sekolah diharapkan dapat menginspirasi murid untuk mengenal pemanfaatan ruang dan wadah tanam di rumah, sekaligus menghargai proses tumbuhnya bahan pangan.

Berbagi

Postingan Terkait

Posting Komentar

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?